Minggu, 14 Desember 2014

Tugas 4 : Opini Tentang JOB Seeker Dan Job Creator



Tugas Opini Tentang JOB Seeker (Pencari Lapangan Kerja) Dan Job Creator (Pencipta Lapangan  Kerja)

Job seeker adalah seseorang yang mencari lapangan pekerja. Di negara kita ini masih banyak sekali pencari lapangan pekerjaan diperusahaan swasta maupun negeri, mereka berbondong-bondong untuk bersaing dengan para pencari kerja lainnya untuk menjadi karyawan di perusahaan yang mereka inginkan. Padahal jika kita lihat jumlah lowongan pekerjaan yang tersedia sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah orang yang melamar. Hal tersebut dapat  mendorong terjadinya persaingan yang sangat ketat diantara para peserta tes (para pencari pekerjaan). Semuanya berlomba menjadi yang terbaik agar dapat diterima. Dan bagi mereka yang tidak lulus tes akan menambah deretan jumlah angkatan kerja yang semakin lama akan bertambah. Jadi Bisa dikatakan bahwa job seeker ini merupakan salah satu penyebab tingginya angka pengangguran.
Penggangguran dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti :
1.      Besarnya Angkatan Kerja Tidak Seimbang dengan Kesempatan Kerja. Ketidakseimbangan akan terjadi apabila jumlah angkatan kerja lebih besar daripada kesempatan kerja yang tersedia. Namun kondisi sebaliknya sangat jarang terjadi.
2.      Struktur Lapangan Kerja Tidak Seimbang
3.      Kebutuhan jumlah dan jenis tenaga terdidik dan penyediaan tenaga terdidik tidak seimbang. Apabila kesempatan kerja jumlahnya sama atau lebih besar daripada angkatan kerja, pengangguran belum tentu tidak terjadi. Alasannya, belum tentu terjadi kesesuaian antara tingkat pendidikan yang dibutuhkan dan yang tersedia. Ketidakseimbangan tersebut mengakibatkan sebagian tenaga kerja yang ada tidak dapat mengisi kesempatan kerja yang tersedia.
4.      Penyediaan dan Pemanfaatan Tenaga Kerja antar daerah tidak seimbang. Jumlah angkatan kerja disuatu daerah mungkin saja lebih besar dari kesempatan kerja, sedangkan di daerah lainnya dapat terjadi keadaan sebaliknya. Keadaan tersebut dapat mengakibatkan perpindahan tenaga kerja dari suatu daerah ke daerah lain, bahkan dari suatu negara ke negara lainnya.
Namun menjadi seorang job seeker bisa jadi sebuah langkah awal untuk belajar hingga kita menemukan kepercayaan diri untuk membuka usaha sendiri atau menjadi seorang job creator.
Jika kita melihat keadaan perkembangan ekonomi di Indonesia yang kurang membaik, kita sebagai warga Indonesia harusnya bisa meningkatkan perekonomian Indonesia lagi dengan mendirikan suatu usaha atau menjadi job creator. Dengan mendirikan suatu usaha berarti kita membuka lapangan pekerjaan yang dapat merekrut para pekerja atau karyawan, dengan begitu kita akan mengurangi tingkat pengangguran, sebab pengangguran merupakan salah satu faktor yang menyebabkan perekonomian Indonesia menurun.
Menjadi job creator seperti yang kita tahu harus menciptakan sesuatu yang kreatif dan inovatif dan harus mampu menghadapi segala resiko atau peluang yang ada disekitar, selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif. Selain itu seorang job creator dapat membantu pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan untuk dapat menjadi seorang job creator atau wirausaha kita harus memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas; selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik ddan memiliki inisiatif; memiliki kemampuan mengambil risiko dan suka pada tantangan; bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan kritik yang membangun; memiliki sifat keyakinan, kemandirian, individualitas, optimisme; memiliki persepsi dan cara pandang yang berorientasi pada masa depan.
Memang menjadi seorang job creator tidaklah mudah kita dihadapkan dengan kemungkinan untuk sukses atau gagal dengan masing-masing kemungkinan 50:50 namun hal itu dapat diatasi dengan melakukan perhitungan yang matang, dan perencanaan yang tepat, jelas dan berorientasi terhadap masa depan. Kita tidak bisa sembarangan langsung membuka usaha begitu saja tanpa melakukan pengamatan yang matang tentang usaha yang akan kita buka agar kita tidak gagal atau berhenti ditengah jalan begitu saja. Untuk menjadi seorang job creator dapat digapai melalui ilmu atau kemampuan yang dimiliki, namun selain itu menjadi seorang job creator dapat di lakukan melalui belajar dari pengalaman para job creator yang terdahulu. Kewirausahaan sangat membantu pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Membangun semangat kewirausahaan yang tangguh ditengah tengah masyarakat kita yang masih mengantungkan harapan yang tinggi pada pilihan menjadi karyawan seringkali mengalami benturan. Jika kita menginginkan system perekonomian yang kuat maka mau tidak mau kita harus berubah, dengan mengambil pilihan sebagai seorang wirausaha. Integrasi pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi harus dapat dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran pada semua mata kuliah. Dengan proses yang terintegrasi secara melekat mendorong terjadinya perubahan mindset dikalangan lulusan penguruan tinggi yang lebih berorientasi pada penciptaan lapangan kerja ketimbang mencari kerja setelah lulus kuliah.
Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa orang yang beralih untuk menjadi seorang wirausaha namun memang jumlahnya belum banyak, akan tetapi hal tersebut harus kita beri apresiasi. Banyak dari mereka yang yang membuka usahanya berawal dari hobi yang dimilikinya seperti orang yang hobby memasak membuka restoran atau rumah makan, karna jika kita melakukan sesuatu yang kita sukai maka dalam menjalankannya akan terasa ringan dan menyenangkan. Namun tidak hanya hobi, banyak wirausaha yang membuka dan menjalankan usahanya sesuai dengan kemampuannya, kemampuan dalam hal keuangan, ilmu dan lain sebagainya, seperti orang yang pintar matematika ia akan membuka usaha mengajar les matematika dan masih banyak contoh lainnya.
Melihat situasi serta kondisi yang dilematis di Indonesia tentang pengangguran, jika saya boleh memilih setelah lulus saya ingin menjadi seorang job creator. Dengan menjadi seorang wirausahawan kita dapat mengeksplore kemampuan yang ada di dalam diri kita serta dapat menyalurkan hobi yang dimiliki oleh diri kita. Akan tetapi saya menyadari menjadi seorang pengusaha tidaklah mudah. Butuh banyak belajar untuk mendalami ilmu tersebut. Butuh jiwa yang besar dalam menghadapi segala kondisi yang akan menimpa usaha yang kita jalani.
Oleh karena itu kita sebagai generasi muda yang akan meneruskan perjuangn bangsa ini harus selalu meningkatkan kualitas yang ada pada diri kita. Dengan kualitas diri yang kita miliki kita dapat dengan mudah menggenggam dunia ini menjadi milik kita. Teruskan mimpi kalian baik itu menjadi wirausahawan maupun menjadi seorang pekerja kantor. Semoga dengan menjadi wirausahawan dapat membentu pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran dan sadarlah bahwa menjadi pengangguran sangatlah rugi.

0 komentar:

Posting Komentar